Tuesday, July 11, 2006

tak tau

itu kamu?
itu dia?
atau mungkin itu
aku!?

borondong garing ider kota pilemburan
*makin bodohnya aku, karena ke"tahu"an ku*

Friday, June 23, 2006

Data Komunitas Literer Bandung

baraya,

nyanggakeun komunitas komunitas perbukuan di bandung, dapat nemu di http://www.commonroom.info/klb/. semoga bermanpaat

bj
===========

Data Komunitas Literer Bandung ini merupakan bagian dari Urban Cartography Project V.01. Project ini merupakan pemetaan komunitas-komunitas kreatif yang ada di Bandung. Komunitas yang ada di sini adalah komunitas Literer yang ada di Bandung. Jika Komunitas/toko buku/ perpustakaan/taman bacaan/penerbit anda belum tertera di daftar ini, silahkan kirim datanya ke: vitarlenology@commonroom.info

Urban Cartography v.01 Komunitas Literer v.01-09-05 disusun atas sinergi:
Common Room Foundation, Tobucil dan Komunitas Dipan Senja

  1. Bale Pustaka, Jl. Jawa No. 6 Bandung 40117 telp/fax. 022 4207732/4207231, email: balepustaka_bdg@yahoo.com, Contact person (cp): puji
  2. Taman Poestaka d/a Link Art Forum Apresiasi Budaya, Jl. Bukit Dago Selatan 53a Bandung 40135, telp. deni 08122227185, cp: wiku 08562171901
  3. Batu Api Jl. Pramoedya Anantatoer 142a jatinangor, cp: anton 081320420952
  4. Potluck Jl. Teuku Umar 9 Bandung www.potluckcoffebar.com
  5. if venue Jl. Moh. Ramdan 91 telp. 022 5210379, cp: deden 08526149994
  6. Toko Buku Awi Apus Jl. Surapati no. 239 d Bandung awi_apus@yahoo.com, Cp: Inka 08176750269
  7. Manisee Community Jl. Manisi No. 6 Cibiru, Bandung 40615, cp: Naan Suherman 08157187613
  8. Rohim Agency-(distributor buku) Jl. Raya Cipadung KM. 13 No. 33 Cibiru Bandung, cp. Asep Saefulrohim 08122133018
  9. Zoe bookstore Jl. Pager gunung No. 3 Bandung telp. 022 7081591 fax. 022 2500682http://www.zoecorner.com/, cp: adde 081321021869
  10. Ultimus-toko buku, penerbit, distributor, komunitas) Jl. Lengkong Besar 127 Bandung 40261 telp/fax. 022 4237060 mailto:ultimus_bandung@yahoo.comhttp://ultimus.addr.comhttp://ultimus.addr.com/, cp: bilven 08122456452
  11. Das Mutterland-(Perpustaka & toko buku) Jl. Cihampelas 201, Bandung 40131 Telp. 022 2035271, das_mutterland@yahoo.com , das_mutterland@yahoogroups.com, cp: Kiki 022 91111234
  12. Rumah Buku-(Perpustakaan, kine klub, toko buku) Jl. Hegarmanah 52, Bandung 40141 telp. 022 2039615, rubuku@yahoo.com , rumahbuku@yahoogroups.com , www.rumahbuku.info
  13. Kompleks Pasar Buku Palasari Sepanjang Jl. Palasari, Amaldi (08122168852), Faturi (081320349261), Sasmita Ampera (022 7318175)
  14. Tobucil - Common RoomToko Buku & Klabs (Klab baca, klab nulis, klab hobi, klab nonton, klab desain, klab jazz, klab blogger, klab belajar) Jl. Kyai Gede Utama No. 8 Bandung 40132 telp/fax. 022 2503404, tobucil@yahoo.com , info@commonroom.info , klabaca@yahoogroups.com , http://www.commonroom.info/ , www.diaryproject.info, YM ID: klabaca , Friendster: Common Room (klabaca@yahoo.com)
  15. Pustakalana-Perpustakaan dan toko buku Jl. Ranggamalela No. 23 Bandung, pustakalana@yahoo.com, cp: hamdan 08562250437
  16. Baca-baca Bookmart Perkantoran utara Sabuga Jl. Tamansari No. 73 Bandung Telp. 022 70240774cp. Andri 081320336087
  17. Gerai Buku Taman Budaya Jawa Barat Jl. Bukit Dago Selatan No. 53a Bandung 40135, cp: bang zoel 08156111450
  18. Rumah Malka-Toko Buku, Penerbit & Perpustakaan Jl. Phh. Mustafa 54 Bandung 40124 Telp. 022 70788370, rumah_malka@yahoo.com , rumah_malka@yahoogroups.com, cp: daniel mahendra 0817223320
  19. Radja Distributor Jl. Phh mustafa 54 Bandung 40124, surat_tea@yahoo.com.au , doni 08156077839
  20. Lawang Buku-Distributor Buku d/a Linkart (Forum Apresiasi Budaya) Taman Budaya Jawa Barat Dago Tea House Jl. Bukit Dago selatan No. 53 a Bandung 40135, lawangbuku@sundanet.com , cp: deni 08122227185, wiku 08562171901
  21. Tanah Air Klik Kompleks Pasar Suci JL. Suci Bandung, cp: Gilar (085624711639)
  22. Toko Buku Nalar Kelompok Kerja Nalar - Jatinangor, cp: Mona Sylviana (085220404117)
  23. Toko Buku Taman Bunga Jl. Jatinangor No. 159 Jatinangor, iha2003@yahoo.com , cp: imam 08156004381
  24. Toko Buku Cahaya Media Jatinangor, cp: Adi Toha (081326861535)
  25. Omuniuum Jl. Sultan Agung No. 9 Bandung 40115 Telp. 022 4232308, Cp: Iit/ Trie
  26. Toko Buku Senyum Jatinangor, cp: Wawan (08562251841)
  27. Toko Buku Arofah Pangkalan Damri Jatinangor telp. 022 70277818, Cp: Zaenal (081320167180)
  28. Toko Buku Bamboe Jl. Kayu Agung I-a4 Bandungread_bambu@yahoo.comCp: Oki (08122480773)
  29. Eat & Read/er-Taman Bacaan & Toko Buku Graha Putra Business Center 1st Floor Jl. H. Wasid No. 29 Bandung Telp. 022 70213538, Cp: Elta
  30. Senyum Selalu-Toko Buku dan KomunitasJl. Bali No. 6 Bandung, Cp: Adzo (081321490234)
  31. Alif Distributor Jl. Cipedes No. 39/176 a Rt 02/01 Bandung 40152 Telp/Fax. 022 2000671
  32. Beur- Read Art Gallery, Library and BookstoreJl. Dr. Curie Bandung 40171 Telp/Fax. 022 4266584, Cp: Akil
  33. Taboo-Perpustakaan dan Toko BukuJl. Dago Pojok 45/161 b Bandung Telp. 022 2505327, Cp: Rahmat Jabaril
  34. Gubuk Dongeng-Toko Buku & PerpustakaanJl. Ciumbuleuit 151a Lt. 2 Bandung, cp. Hengki (08164205642)
  35. Toko Buku Litera Jl. Ciumbuleit 155 Bandung Telp. 022 2041932, Cp. Arlizar
  36. Toko Buku Bigs Kidangpananjung, Pusair Bandung
  37. Trudee Books Jl. Baru Laksana No. 83 Rt. 03/15 Lembang Bandung 40391 Telp/Fax. 022 2789749
  38. Pustaka Latifah Jl. Taman Merkuri Timur I No. 4 Bandung 40286 Telp/fax. 022 7530782, pustakalatifah@yahoo.com
  39. Minor Books Jl. Cijerah Tengah No. 18 Rt. 02/05 Bandung 40213 Telp. 022 6037501, minorbacaankecil@yahoo.com
  40. Dipan Senja Jl. Taman Saturnus III No. 16 Margahayu Raya, Bandung 40286, dipansenja@yahoo.comCp: Wiku (08562171901)
  41. Yayasan Kebudayaan Rancage a/n Kiblat Buku Utama Jl. Karawitan 46 Bandung Telp. 022 7304764, Cp: Ibnu Hijr (081321238634)
  42. Yayasan Jendela Seni Bandung d/a Nuansa Majalengka Jl. Sukapura 77 Rt 1 RW 2 Kiaracondong Bandung, Cp: Erwan Juhara 08122305043
  43. Mizan Learning Center Jl. Golf Barat X No. 2 Bandung 40293 telp/fax. 022 7103950, 7273114, Cp. Hernowo
  44. Klab Penulisan Hardim Jl. Singaperbangsa No. 1 Bandung
  45. Aksara Salman Kompleks Mesjid Salman ITbGedung Kayu lantai 2Jl. Ganesha no.7 Bandung, milis: aksarasalman@yahoogroups.com

borondong garing ider kota pilemburan
*makin bodohnya aku, karena ke"tahu"an ku*


Thursday, June 22, 2006

kelas...

kita tentu mengharapkan bisa bersekolah di tempat yang mempunyai gedung mentereng dilengkapi dengan berbagai kelas yang lengkap, mewah dan canggih juga mutahir. tapi tak kalah penting juga, carilah sekolah yang menyediakan guru sekaligus murid di kelasnya!

borondong garing ider kota pilemburan
*makin bodohnya aku, karena ke"tahu"an ku*


guru

orang sunda mengenal pepatah da luang mah lain tina bincurang, tapi tina daluang jeung papada urang. artinya kira-kira ilmu itu diperoleh dari membaca buku dan berkumpul dengan orang. nah berarti guru bisa buku, bisa orang, bisa apa saja. trus ada orang bijak yang bilang:

"guru yang baik adalah yang bisa menjawab dan menghadirkan pertanyaan".

setelah pertanyaan dijawab sang guru, pertanyaan bukannya hilang tapi bertambah banyak!

borondong garing ider kota pilemburan
*makin bodohnya aku, karena ke"tahu"an ku*

pluralisme??

baraya,

ada artikel tentang pluralisme (yang menurut saya) menarik. selamat membaca. diambil dari milis insistnet 22 Juni 2006, 12:01 AM dikirim oleh Nidlol Masyhud .

bj.
===========

Oya,
berbicara tentang perbedaan & keragaman ini saya jadi teringat kasus"Pluralisme [Agama]". Sedikit poin ini mungkin bisa dikaji lebih lanjut:

Saya melihat, ada semacam "pengacauan konseptual" (baik sengaja maupun tidak) untuk terma "pluralisme" dan "pluralias" dalam banyak diskursus. Tidak terkecuali MUI yang membenturkan antara "Pluralisme"dan "Pluralitas" dengan mensupport yang kedua dan mengharamkan yangpertama. Alasannya: "pluralitas" adalah sebuah FENOMENA empiris,sedangkan "pluralisme" adalah sebuah PARADIGMA (Filsafat).

Inti definisi atas Pluralisme MUI tersimpul dalam 3 titik ini:
  • "semua agama adalah sama"
  • "kebenaran setiap agama adalah relatif"
  • "tidak boleh ada klaim kebenaran untuk agama tertentu"

Intinya adalah "KESAMAAN ATAU KESEJAJARAN AGAMA-AGAMA"

Dari tulisannya Suratno di JIL(http://islamlib.com/id/index.php?page=article&id=879), kita menginventarisasi lagi beberapa definisi:

  • "Kebenaran & keselamatan tidak hanya ada di satu agama"(dari konsepsi Karl Rahner)
  • "Semua agama sejajar di mata Kebenaran Yang Tunggal"(dari konsepsi John H. Hick)
  • "Agama2 yang berbeda itu saling mengisi & memperkaya"(dari konsepsi John Cobb)
  • "Agama2 itu saling mengkoreksi, melengkapi, & terjalin"(dari konsepsi Raimundo Panikkar)
  • "Agama2 itu harus dilebur dalam satu wadah pluralisme"(dari konsepsi Wilfred C. Smith)

Apa yang kita perhatikan dari definisi-definisi ini? Ya. Semuanya mengarah pada kecenderungan untuk mendefinisikan "Pluralisme [Agama]" sebagai "Paham atas kesamaan, kesejajaran,kerelatifan, atau keterjalinan ontologis [agama-agama]". Semuanya mengarah pada pendefinisian Pluralisme sebagai "paradigma yang memandang bahwa kemajemukan agama ini adalah ikhtilafut-tanawwu'(keragaman variatif) dan bukannya ikhtilafut-tadlaaadl (keragaman kontradiktif)". Semua definisi diatas mengarah pada pemaknaan Pluralisme sebagai filsafat yang menganggap tidak adanya "pertentangan kebenaran" atau "perbedaan esensial" pada agama-agama tersebut.

Yang membuat saya bertanya-tanya: Mengapa definisi "pluralisme"menjadi seperti ini? Bukannya "Pluralisme" secara terminologis adalah paham yang dibangun di atas "Pluralitas"? Kenapa Pluralisme kemudian menjadi nama untuk sebuah sistem paradigma yang cenderung"menyama-nyamakan atau mensejajarkan kemajemukan"..?!

Bukankah definisi-definisi itu lebih tepat kalau disematkan untuk istilah-istilah lain seperti Al-Wihdah (Homogenisme) atau Al-Ittihaadiyyah (Integralisme)? Bukankah justru istilah "pluralisme"itu lebih sesuai kalau didefinisikan sebagai "PAHAM YANG MEMANDANG BAHWA AGAMA-AGAMA ITU BERBEDA". Artinya "berbeda secara esensial, secara fundamental, dan secara kualitas ide maupun kebenarannya".

Dengan ini, mestinya arah dari pluralisme adalah pandangan bahwa berbagai macam agama tersebut "tidak sama" (namanya saja 'pural'), "tidak sejajar", "tidak sepadan", dan "tidak sekualitas". Jadi kalo saya petakan dengan contoh riil:

  • ada yang kebenarannya penuh (->Islam murni / syar'un munazzal)
  • ada yang mendekati benar penuh (->Islam hasil pemahaman / mu'awwal)
  • ada yang mengandung beberapa keberanan (mis. Yahudi dan Nasrani)
  • ada yang didominasi oleh kesalahan (mis. Majusi & agama Musyrikin)
  • ada yang kebatilannya penuh (-> Atheisme & Materialisme Ekstrim)

Dan semua "keragaman/perbedaan" dan tingkatan-tingkatan itu sendiri telah disinyalir oleh Allah dalam Al-Quran Surat Al-Hajj:

"Sesungguhnya orang-orang yang Beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Shaabi'in, orang-orang Nasrani, orang-orang Majusi dan orang-orang Musyrik, Allah akan memisahkan / memberi keputusan diantara mereka pada hari kiamat. Sesungguhnya Allah menyaksikan segalasesuatu." (QS 22:17).

Perhatikan bahwa di atas tersebut Allah Ta'ala:

  1. Mengklasifikasikan manusia berdasarkan agama & keimanannya
  2. Memisah-misah mereka untuk memberi keputusan antara mereka
  3. Allah maha menyaksikan status riil mereka satu persatu

Ini semua tentu bertentangan dengan paradigma "Kesamaan & Kesetaraan". Ini sesuai dengan paradigma "Pluralitas & Perbedaan".

Lalu, perhatikan lanjutan ayat tersebut:

"Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia? Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya. Dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Diakehendaki." (QS 22: 18)

Perhatikan bahwa di ayat tersebut Allah:

  • Membagi manusia menjadi dua: (1) Ahli Sujud yg akan dimuliakan; & (2) Orang Hina yg akan diadzab.
  • Menyatakan bahwa "Yang Hina" tdk bisa / tdk boleh dianggap "Mulia".

Ini semua tentu bertentangan dengan paradigma "Kesamaan & Kesetaraan". Ini sesuai dengan paradigma "Pluralitas & Perbedaan". Nah, sekarang perhatikan juga ayat yang sebelumnya:

"Dan demikianlah Kami telah menurunkan Al Qur'an yang merupakan ayat-ayat yang nyata, dan bahwasanya Allah memberikan petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki." (QS. 22:16)

Perhatikan bahwa ayat ini mengindikasikan dua hal yang sangat penting:

  1. Jalan NYATA untuk "petunjuk" & "kebenaran" adalah AL-QURAN
  2. Yang tidak menerima isi Al-Quran, berarti jauh dari Petunjuk.

Dan tentunya hal tersebut bertentangan dengan paradigma-paradigma ini:

  • kesamaan agama-agama (/= hanya satu yang menerima Al-Quran)
  • relativitas kebenaran (/= "ayat-ayat yang NYATA")
  • kesetaraan agama-agama (/= petunjuk hanya kepada "yang Dikehendaki")

Dan justru ini sesuai dengan paradigma:

  • perbedaan agama-agama
  • terang-benderangnya tanda-tanda kebenaran
  • keberjenjangan agama-agama

Jadi intinya, poin yang sebetulnya kita ingkari adalah pandangan bahwa"KEBENARAN itu TIDAK TUNGGAL", yang merupakan negasi dari pernyataan"kebenaran itu tunggal". Pernyataan ini kita ingkari terutama karena mengimplikasikan pernyataan bahwa "Dua hal yang bertentangan boleh jadi sama-sama benar". Pernyataan ini membuat kita mensejajarkan atau menganggap sama-sama benar antara:

  • "Pengakuan Eksistensi Tuhan" dengan "Penafian Eksistensi Tuhan"
  • "Pengesaan Tuhan" dengan "Pembanyakan Tuhan"
  • "Tuhan tidak beranak" dengan "Tuhan punya anak"
  • "Ketaatan terhadap Nabi" dengan "Penganiayaan atas Nabi"
  • "Keimanan terhadap Al-Quran" dengan "Pengingkaran atas Al-Quran"
  • "I'laa'i kalimatillaah" dengan "Pensejajaran Aneka Sistem"
  • "A=B" dengan "A /= B"

Dan tentu saja, hal-hal di atas sangat bertentangan dengan PRINSIP NON-KONTRASIKSI.. sebuah prinsip fundamental yang merupakan salah satu dasar dari Logika.. sebuah "Prima Principia" yang tidak bisa diingkari oleh akal sehat dan rasio yang jernih! Untuk ditelaah atau dikoreksi...Semoga bermanfaat.. Maaf kalau melebar ke mana-mana...

Wassalamu'alaikum w. w.

(Nidlol Masyhud Bahri)
borondong garing ider kota pilemburan
*makin bodohnya aku, karena ke"tahu"an ku*